(Late Post) Bandung dengan segala kegratisanya.

12 Oktober, 17 hari yang lalu. Rasanya pengin ke ulang lagi moment besar, se jawa barat dan tentunya Gratis. Waktu itu gue sama temen sebangsa gak jelas gue Farras dan Fakhreza dapet panggilan dari TU sekolah gue. Dan apaa yang terjadi gue harus menjalankan tugas dari sekolah gue, ya ke Bandung , selama 4 hari disana, nginep di hotel, tidur sekamar bertiga, di kasih uang bekel, All is Free. Semuanya Gratis. Ada enaknya, ada enggak enaknya juga. Kalau enaknya, yaitu yang gue sebutin tadi, kalau enggaknya tuh gue gak ikut LDKS OSIS, sedangkan kitaa bertiga di kala itu jadi Panitia LDKS. Delima galau risau kacau tak menentu, tapi apa boleh buat kita bertiga harus tetep pergi ke Bandung. I'm sorry so much about it, friends.

Pergi ke Bandung bareng Sekolah lain (lebih tepatnya numpang, tapi bayar lho !). Finally kita bertiga nyampe di Bandung, di Jalan Gardujati, kalau bisa di ibaratkan Gardujati ini sama dan hampir persis sama Kota gue Karawang, nah Kalau di Bandung ada Gardujati, di Karawang ada Tuparev(yang ada Karawang Teaternya itu lho). Dan kita di ajak bapak bermuka om-om tengil masuk. Waktu itu kita bertiga daftar dan nginep selama 4 hari di Hotel Trio, kitaa dapt nomer hotel 117 (kl gak salah). Kita bertiga pun menuju lokasi tempat kita buaang air besar/kecil, tidur, online, dan beristirahat. and this is.
Bener kan ? 117 nomer kamar hotelnya

Narsis, Before entre the bedroom.
Setelah masuk dan taruh semua peralatan kita, kita bertiga mandi bareng, untuk prepare pembukaan pada malam hari nanti, dan kita pun bener-bener malu-maluin karena gue dan farras adalah orang yang pertama kali nginep di hotel, jadi kita pun foto-foto lagi. Fyuh.


Lihat manusiaa ini.

3 makhluk dari Karawang

Selesai itu, kita pun mengikuti Pembukaan pada Acara Diklat Kewirausahaan SMK Se-Jawa Barat, Kebetulan sekali waktu itu Tuan Rumahnyaa Bandung tidak itu, Mungkin Bandung ikut ke Priode ke-2 nanti. Jadi disaat itu yang ikut Kota Karawang, Depok, Sukabumi, Bogor, Bekasi, Garut, Indramayu, Tasikmalaya, Cikarang, dan masih banyak lagi. Waktu itu mata gue seperti tercuci dan bersih kembali. Luar biasa dan subhanallah cewek dari setiap kota yang tadi gue sebutin, Geulis-geulis, apalagi orang Sukabumi, kalau ngomong itu bikin gue ngantuk, pengin tidur rasanyaa. Alunan bicaaranya itu layak alunan musik teromantis seantero Karawang, I love vocal them. 

ini dia pembukaan dari para menteri dan ketua pelaksannya.
Setelah itu kita pun tidur bertiga di satu kamar, esok harinya gue sama Fakhreza nyari sarapan pagi di Bandung, karena gue kira hotel ini gak nyediain sarapan pagi. Jadi gue sama Eza keliling untuk nyari makanan, akhirnya ketemu juga makanan yaitu nasi soto apa gitu namanya, gue rada lupa. Setelah itu kita masuk lagi ke kamar dan mempersiapkan apa yang harus kita bawa untuk pemberian materi nanti. Kita masuk ke Aula tempat pemberian Materi itu, dan ini bener-bener ngebetein materi pertama adalah materi yang membahasa tentang seluk-beluk usaha yang dijalaninya itu, karena gue waktu itu gak punya yaang namanya Usaha 1000% gue bingung apa yang dia omongin. Masuk kuping kanan keluar kuping kiri, like that. Diantara 3 materi pembukaa tadi ada satu pemateri yang buat semangat gue naik dan membara hingga ujung kegelisahan keringat pantat gue. Pemateri ini memberi motivasi yang super zuper mantap. Membuat audience menjadi tercenga-cenga kalaau dia sedang membawa materi.

Banyak sekali pengalaman dan bidang kerja yang dia geluti, mulai dari Kepala Sekolah, Pemilik sekoolah, Pembisnis Ayam, Pengusaha Muda !! Gue lebih banyak  nyatet pada bagian ini. Kelak suatu saat nanti gue juga bakal sukses pada usia MUDA, dan juga punya bisnis anak Remaja masa kini.

Setelah semuaa materi disampaikan, datanglah materi dari Achivement Motivtion Training (AMT). Pemateri-pemateri yang sudah masuk ke dalam Kategori ini sudah tidak di ragukan lagi, mereka sudah ahli dalam bidangnya.

Keesokan harinya, karena selama 2 hari sudah diberi materi terus, bener-bener kepala kita bertiga pusing kaarena kebanyakan materi kalau gak ada Do It nya percuma, dan akhirnya panitia mengabulkan itu, pada hari terakhir para peserta kewirausahaan. Di beri cara memulai usaha yang baik, mulai dari bikin proposal, anggaran dana, dan semacamnya. waktu itu kita di beri modal 10jt(bohong-bohongan). Akhirnya kita Kabupaten Karawang merundingkn apa yang harus kita buat kala itu, dan terlintas pikiran kotor kita, kita buat Pempek yang beda dari yang lain, yaitu Pempek Travelling, Pempek yang punya cita rasa sesuai Kotanya,
Kalau Bandung berarti Manis rasanya (karena orang bandung banyak yang manis)
Kalau Padang berarti Pedes rasanya ( Karena orang Padang banyak yang suka pedes)
Rumpian malam Kabupaten Karawang
Moment yang kita tunggu tiba, hari ini tanggal 12 Oktober 2013 kita harus presentasikan hasil karya kita di depan Publik banyak. harapan kita mendapat nomer urutan 5 atau 4 dalam mempresentasikan, gara-gara si tengik Farras kita malah dapet urutan nomer pertama, sial, belum selesai semua powerpointnyaa dan juga yel-yelnya aabsurd banget. Sial. Alhasil presentasi kitaa bisa di bilang berhasil, bisa dibilang gagal, berhasilnya karena Farras banyak bercanda buat suasana makin tenang, gagalnya, belum selesainya powerpoint.

Meskipun kita gak dapet juara, namun banyak pengalaman yang gue daapetin disini, dan akhirnya kita pulang dengan kenarsisan kita.
Karawang-Bekasi

Karawang.
Dan yang paling kece, gue akhirnya bisa buka bisnis Kaos yang gue kasih judul Clotehan hati, dan lo pada bisa lihat disini nih :)

Salam Gratis.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pertemuan Yanto Budal

Awal & Kamboja

Kamu Diculik Alien?