Untuk apa dan nanti.

*postingan galau pelajar ceking

Baru detik ini beberapa pertanyaan muncul menghantui gue…  Gimana kamu sukses kalau kamu gini terus ? buat apa nunggu yang enggak pasti ? Apa ada masa depan cerah buat gue ?

Berdetik-detik logika otak ini macet untuk menjawab itu semua, gue kayak dihantui oleh pertanyaan yang enggak begitu gue mengerti kenapa harus ada pertanyaan diatas ? Pertanyaan itu terlintas begitu kencang, namun masih hinggap sampai sekarang, sial.

Untuk apa itu semua ? Ah, pertanyaan menunggu kamu itu yang masih aku agung-agung kan, waktu terlalu cepat berlalu sehingga aku masih sendiri menunggu datangnya ketidakpastian kamu. Iya kamu, aku tidak berharap kamu datang dan menjadi pacar, enggak, aku enggak minta itu, aku minta kamu datang padaku dengan senyum dan bahagia menjadi seorang teman yang aku rindu dulu, dulu waktu kita masih bisa dekat. Iya dulu. Sampai saat ini kamu selalu buat aku galau tak kenal jam ataupun detik, entah mengapa detik ini terlalu cepat untuk menghantarkan kamu ke dalam pikiranku. Kamu terlalu hebat ya, bahkan membuat waktu menjadi nyaman saja kamu jagonya, tapi itu dulu ya. 





Pikirku melayang ke beribu-ribu awan yang berada di angkasa, masa lalu yang indah itu datang lagi, lek. Teringat setelah pergelaran PMR dan pembuatan film itu, batin terdalamku menyatakan betapa nyamanya kalau denganmu, sebatas dekat tapi menghilangkan pekat, iya itu kamu. Suatu ketika bingung menghatamku dan sadar juga memberiku penjelasan. I’m just runaway for you, iya aku pelarian kamu, aku pelarian yang super biasa bahkan basi bagi  kamu, sehingga waktu 3 bulan sudah cukup untuk mengenal hidupku yang malang ini. Dikit demi sedikit kamu melupakan kenangan yang bagiku itu indah. Bayangan bahkan ragamu ikut hilang dengan angin, begitu tenang, begitu nyaman, namun menyakitkan bagiku.
dibalik tanganmu, ada tulisanku

Sampai detik ini aku masih menjadi temanmu, iya, teman yang direspon sepentingnya saja. Sudah berulang kali aku katakan, aku tak ingin kau hadir dan menjadi pacarku, aku tak ingin. Aku hanya ingin kamu hadir jadi teman yang memberi berjuta warna dalam hidupku, dengarlah segelintir curhatku yang inginku sampaikan padamu, jadilah teman yang merespon bahkan bisa merespect aku, itu yang sebenarnya aku mau.



Andai kau masih ingat dengan kenangan kita, andai waktu dikala itu tak mengubah arus hubungan pertemanan baik kita, andai kau masih disampingku dan bersedia mendengarkaan curhatku, andai kau masih bisa menjadi pendengar yang baik bahkan luarbiasa, andai kau masih membuka setitik pintu hatimu untuk aku tempati, hanya untuk menjadi teman yang baik, bukan menjauh lalu menjadi lebih dekat dengan orang lain, aku terlupakan bahkan cemburu, buang saja kenangan yang menurutmu ini pahit, lek.

Kamu perlu tahu orang yang sedang galau ini merindukan kenangan kita yang dulu, dan juga rindu akan hadirmu (lagi). Percayalah suka dan kagum ini masih terhenti di kamu seorang. 

Untuk apa ? untuk kau tahu betapa beratnya melepasmu dari seuntai tali kenangan kita, bagiku indah, entah bagimu, pahit mungkin.

Untuk nanti ?  untuk nanti jika kau masih mengingatku  lagi, lek.

Kaum wanita sungguh kamu begitu sangat susah untuk dimengerti dan dijelaskan, terlalu banyak rahasia yang kau punya, sehingga kaum lelaki suka tertipu oleh kejutanmu, padahal itu jebakanmu.

Comments

  1. Itu namanya jatuh cinta tam, tapi pikiran elu nyamarin itu jadi sebatas kekaguman belaka. Temennya temen gue pernah bilang, kalo elu berani buat jatuh cinta dan bahagia, elu juga harus berani patah hati kecewa. Sabar, hidup ini kejutan. Man shabara zhafira.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bah, makasih bahh. bener sih, tapi dianya kan seperti yang udah gue bilang mulai ngejauh, pergi dan entah kemana. Jadinya susah, mungkin telat, mungkin salah. Okesip bah, makasih :)

      Delete
  2. Hehehe serius banget tadi bacanya, takut kekecoh 'dia'nya itu siapa. Ah, ternyata ada yang sedang jatuh cinta nih. Sabar yaa :)) Kalau memang cewe itu yang terbaik buat kamu, pasti didekatkan. Jangan terlalu buru-buru deh. Semuanya yang indah kan akan datang pada waktunya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya makasih banyaak ya :) iya bener semua akang indah pada waktunya, sabar selalu kok :D

      Delete
  3. Seandangnya wanita yang lo banggakan itu baca post ini. Seandainya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pertemuan Yanto Budal

Awal & Kamboja

Kamu Diculik Alien?