Posts

Showing posts from March, 2015

Minggu Sederhana Ruang Tengah

Image
Selain Jum’at yang diciptakan penuh berkah, ada juga hari minggu penuh senang. Hari minggu buat saya adalah hari dimana kebahagian secara utuh tersedia. Bagaimana tidak? Bagi segelintir orang, minggu itu memberi sekolah libur, minggu itu menyediakan pekerja untuk libur, dan minggu itu menghambur-hamburkan waktu untuk tidur. Mereka berpendapat seperti itu, saya pun setuju bahkan nyaris sepakat. Maka dari itu cinta dan kasih sayang menjelma tersedia pada minggu. Oh minggu. Mari saya ceritakan tentang minggu sumber kebahagian sederhana kepada kalian. Minggu yang baik adalah ketika pagi nan gelap datang bersama adzan subuh. Lalu sebelumnya Ibu telah bangun dari ranjang tempat tidur dan menjelma sebagai alarm otomatis untuk membangunkan Ayah dan yang lainnya. Ayah menjadi Imam Sholat dan sisanya menjadi makmum. Minggu saya dimulai dari hal itu. Dari hal yang terkadang orang anggap tak penting dan sederhana, ternyata itu adalah awal sumber dari ketenangan jiwa saya. Sesudahnya say

Kenangan Teguran Ramadhan

Image
Bulan Ramadhan kala itu datang dengan hawa serta ditahanya nafsu dan menjadi bulan kembalinya para santri dari pondoknya untuk berlibur di rumah masing-masing. Saya setuju akan hal itu, karena saat itu saya akan bisa melihat Bilal yaitu kawan lama yang menjadi seorang santri di Pondok daerah Magelang. Ramadhan adalah bulan yang selalu menjanjikan sebuah keberkahan bersama rahmat dan di dalamnya telah tertera malam Laytul Qadr .  Pada Ramdhan yang bersama tahanan hawa nafsu dan terpenjaranya setan, saya selalu senang bahkan menikmati dengan tenang. Pada hari-hari itu sekolah disengajakan menjadi libur dan ini membuat saya untuk menghamburkan waktu berlama-lama di Rumah. Tatkala waktu malam adalah hal paling menyenangkan, yaitu setelah Sholat Tarawih, sehabis melaksanakan kewajiban itu saya membiasakan diri untuk membaca lafal Allah di Mushola dan sesudahnya mencari sebuah kesenangan dengan cara menginap di Mushola dengan beramai-ramai.   Kami adalah manusia yang ketika mala

Lahirnya Amalima di Gede

Image
Pada September 2014 yang ditemani hujan. Saya di kelas diam dan membuat diri menjadi bengong memperhatikan hujan yang turun bersama deras. Ada sedikit bayangan bersama hujan yang mengingat pada pendakian dulu, jadi banyak rindu yang mulai muncul satu persatu di dasar kenangan. Ah, seperti yang sedang saya bayangkan, jadi ingin mengwujudkan kembali. Akhirnya saya memanggil teman yang sedang duduk di pojok kanan belakang, Iqbal. Dia itu salah satu kawan sependakian dulu di Puntang, karena dia mempunyai badan yang pas untuk seorang pendaki. Saya menunjuk dia untuk menjadi ketua Regu. Namun belum ada rencana untuk berpergian ke Gunung yang ingin kami tuju. Sebelum itu, saya memulai mengajak teman-teman yang kemarin mendaki di Puntang untuk ikut kembali pada pendakian ini. Tapi sayangnya kami gagal, hanya Bahrudin sahabt karib saya yang ingin ikut kembali. Kami setuju untuk mendaki ke Gunung Gede bagian Jawa Barat yang berlokasi di Cibodas, mempunyai tiga pintu masuk: Cibodas