Surat Terbuka untuk Millenials Atas Senja Abal-abal kepada Pacarnya

Saban sore, aku mangkir dari diskusi yang biasa kujalani bersama kawan-kawan sebaya di kampus, sambil merokok dan menghabiskan satu gelas kopi di beranda kosan, sebenarnya tidak ada alasan yang jelas mengapa aku ingin mangkir dan sedikit males untuk berdiskusi. hanya ingin sejenak rehat dan menyelesaikan apa yang sudahku mulai dari 2016 lalu. menyelesaikan tugas akhir dan beberapa pekerjaan freelance sebagai seorang grafis desiner amatir yang menumpuk dan ogah juga selesai. perkulatan untuk hidup di Jakarta nyatanya jauh lebih keras dari apa yang ada dipikiranku dulu,  sebelum memutuskan untuk hijrah ke kota ini begitu banyak pertimbangan dan juga beberapa khayalan tentang bagaimana hidup disini, tapi kalau saja waktu itu aku tidak memulainya mungkin aku tidak seperti sekarang, yang menurutku jauh sudah lebih baik kondisnya meski harus melewati beberap tanjakan, batu, dan ampas-ampas kota. 

Tapi, sore itu agak sedikit berbeda karena akunya bengong meratapi beranda kosan, kucing menggerek sisa sajian makan siang sang empunya kosan lewat mondar-mandir, menghabiskan waktunya hanya dengan menggodaku agar supaya aku iri dan lapar, padahal aku diam dan termenung bukan karena lapar. aku memerhatikan senja yang mulai lekas mati dibabat magrib yang hampir tiba, senja yang kini sudah pasaran dan sebentar lagi menjadi loakan, tabu sebagai makna kata yang pada kenyataanya bermakna ganda toh tapi topik senja sudah sangatlah basi di kalangan kita semua, padahal senja orisinil mempunyai sebuah esensi tersendiri bagi yang menerimanya dengan istimewa, entah itu sebagai suatu hadiah atau perayan kekasih untuk pujaan hatinya. termenungku makin dalam. senja kini sudah menjadi pasaran, bukan? dengan mudah sekali kita menggunakan kalimat senja di setiap hal yang menurut kita romantis, padahal bagi sebagian orang hal itu kadang tidak masuk akal jika di sangkut pautkan dengan senja, bahkan terdengar sedikit menjijikan. jangan berarti dengan menyelipkan kata senja, kalimatmu akan berbinar dan penuh makna, kalau isinya cuma ampas empedu, tentu hanya akan menjadi rempah dan basi.


senja sudah mengepul dan menjadi isu-isu yang tak intim lagi, kau tahu bagaimana senja itu tercipta kawan, langit yang tadi gaduh, gersang, dan panas pada siang hari nan kering mulai diselimuti, dipeluk oleh hawa dingin malam dan bergantinya kulit angksa, iya kawan, pergantian yang tak langsung itu, pelukan yang semolek dan butuh beberpaa ritual itu adalah senja, senja terjadi atas itu semua, atas intimnya iklim dan nuansa angkasa yang sedang bersetubuh dengan zat-zat baru, dengan kesejukan-kesejukan lain yang tak pernah kita nyana sebeulmnya, lalu bagaimana bisa kau lihat langit itu menjadi jingga keemasan nan pesolek aduhai, kalau bukan hasil buah cinta.  meskipun fisiknya hanya akan takluk oleh malam yang marah namun iba sebab malam tak ingin mengecewakan penghuni bumi bahwa hilangnya esensi senja bagi para penikmatnya, bagi para kekasih yang hanya berhenti di taman menaiki vespa bersama kekasihnya hanya untuk menunggu senja, bagi para pekerja kantoran yang menandakan bahwa waktunya untuk bersiap pulang, bagi para pemuka agama agar lekas menuju surau mepersiapkan untuk beribadah, malam tak ingin mengecewakan hanya karena ia, pada paradoksnya nuansa, hawa, serta hiruk pikuk malam cuma hal tabu, manipulatif, yang tak ingin semua orang inginkan jika memang ia sedang menghabiskan senja nan keemasan itu, tidak ada yang mau kawan, senja tidaklah fana, harusnya mereka abadi, dan menjadi prasasti bagi siapapun yang memilikinya.

dan kau sekarang sedang seenak-enaknya membahas dan mendiskriminasikan senja dengan rempah-rempah ampas rayuanmu untuk wanita yang bahka kau tak mencintainya, sungguh tuan, puan. senja telah ternodai olehmu; kau seolah-olah mempresentasikan senja dengan sungguh-sunggunh ditaburi keromantisan, kerinduan, kecintaan dan pelbagai hal lainnya, tapi nyatanya kau hanya ingin mengenalkan waktu munculnya senja pada jam setengah lima sore. badan meteorologi klimatologi dan geofisika pun bisa kalau hanya seperti itu. 

basa-basi senja sekarang marak juga di kalangan anak baru gede, ia menjual senja dengan murah-murahnya, mengobralnya kepada cinta monyetnya, denga alibi sayang dan setia. padahal berputarnya bumi dan sampai nanti berhentinya matahari senja akan selalu ada, harusnya predikat senja diberi kepada keabadian, kalau pun harus berikan kepada teman hidupmu nanti, tak kau jual untuk kalangan tertentu, apalagi hanya untuk cinta semalam atau sesaatmu, senja akan mati dan selesai oleh kata-kata dan perkaranya hanya soal waktu; melempem, koma, lalu mati dan gelap.



kuhirup sekali lagi sampoerna mild dan meneguk kopi susu. sungguh ironi, mengapa aku sangat mengkhawatirkan senja, padahal ia hanya kepunyaan sang pemilik yang Maha, tapi aku benar-benar mulai muak dengan segala atribut para pemuda-pemudi sekarang tentang penggunaan senja yang seenaknya dan tak tau adat, bukankah Seno Gumira menciptakan senja menjadi begitu popler karena kecintaan sukab kepada pacarnya, hanya sepotong senja yang ia persembahkan untuk pacarnya tapi begitu anggun penerapan, perilaku dan perjuagan Sukab kepadanya, tak ingin ia kecewakan pacarnya, sekalipun itu bertemu dengan maut, dikejar-kejar polisi, dan harus mengumpat kesana-kesini, hanya untuk mempersembahkan sepotong senja yang ia curi dilangit sore kala itu.


millennials, sepotong senja itu sangatlah penting rasanya, dan harus dibayar dengan harga yang cukup mahal, sekalipun nyawa, dan kau dengan sewenang-wenangnya menggagas senja sebagai mainan lucu-lucuan kepada cinta monyetmu, oh, tak sopan sekali.

topik senja sudah habis seraya dengan rokok yang sudah jadi puntung, adzan yang berkumandang dari surau, dan habisnya sisa makanan kucing.

Comments

  1. ituBola - Bandar Bola | Casino Online | Baccarat | Dragon Tiger | Roulette | Sicbo | BlackJack

    Agen Judi Online Terpercaya dan Terbaik di Indonesia.
    Menyediakan berbagai macam permainan Judi Bola & Casino Online Terlengkap.

    BONUS SPORTSBOOK ONLINE

    Komisi Rollingan 0.25% Grade A
    Pasaran Harga ODDS Terbaik, Duit Kei Tidak Mahal

    BONUS CASINO ONLINE

    Komisi Rollingan 0,8% ( Baccarat )
    Komisi Rollingan 0,6% ( SICBO )
    Komisi Rollingan 0,6% ( ROULLETE )
    Komisi Rollingan 0,5% ( DRAGON TIGER )

    NB : Komisi Rollingan Akan Secara Otomatis Masuk Ke dalam User.

    => Bonus Cashback 5% (dibagikan setiap Hari Senin)
    => Customer Service 24 Jam Nonstop
    => Support 7 Bank Lokal Indonesia (BCA, BNI, BRI, Mandiri, Danamon, Cimb Niaga, Permata Bank)
    => Support Deposit Via Aplikasi OVO

    * Pusat Bantuan ituBola

    LINE : itubola757
    WECHAT : itubolanet
    WHATSAPP : +85517696120

    Access Restricted
    www.BOTOLKECIL.com

    @ituBolaCS | Linktree
    http://bit.ly/ALLLINK

    #judi #judibola #judicasino #judidadu #judisicbo #judibaccarat #judiroulette #agenbola #agenjudi #agencasino #bola #bandarbola #bolaterpercaya #situsjudi #situsjuditerpercaya

    ReplyDelete
  2. Cashback SPORTBOOK & SLOTS
    "Dari Total Kekalahan Anda 5%"

    POKER, CEME, CEME KELILING, CAPSA, Q KICK
    "Menang Atau Kalah tetap Dapat 0,2"

    LIVE CASINO
    "Menang Atau Kalah dapat 1%"

    Refferal Mencapai 5% Loh Guys

    Game yang Tersedia di ituKasino:
    > Sportsbook
    > Live Casino
    > Slots Game
    > Live Game
    > Poker
    > Domino
    > Capsa Susun
    > Ceme

    WECHAT : itukasino
    WHATSAPP : +85593790515
    LINE : itukasino
    Livechat : itukasino.net

    Hanya Ada Disini
    http://bit.ly/1Untuksemua
    ituKasino - Judi Bola - Judi Casino - Judi Poker - Judi Domino

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pertemuan Yanto Budal

Bule dan Jomblo Kesasar.

Plaza Marseiles